Bisnis

Singapura Puncaki Daftar Paspor Terkuat Dunia, Indonesia Catat Akses Luas

TERDEPAN.ID, JAKARTA — Lembaga konsultan pemukiman dan kewarganegaraan global, Henley & Partners, resmi merilis laporan terbaru Henley Passport Index 2026.

Singapura Puncaki Daftar Paspor Terkuat Dunia, Indonesia Catat Akses Luas

TERDEPAN.ID, JAKARTA — Lembaga konsultan pemukiman dan kewarganegaraan global, Henley & Partners, resmi merilis laporan terbaru Henley Passport Index 2026. Dalam pemeringkatan tahunan tersebut, paspor Singapura kembali mengukuhkan posisinya sebagai paspor paling digdaya di dunia, memberikan akses bebas visa terbanyak bagi para pemegangnya ke berbagai penjuru jagat.

Laporan ini menjadi rujukan utama mobilitas global yang mengukur tingkat kebebasan perjalanan warga negara di seluruh dunia. Pemeringkatan disusun berdasarkan data eksklusif dari International Air Transport Association (IATA), yang mencakup 199 paspor berbeda dan 227 destinasi perjalanan internasional.

Kronologi Peluncuran dan Metodologi Henley Passport Index 2026

Proses penyusunan dan publikasi indeks kebebasan mobilitas global ini melewati beberapa tahapan evaluasi ketat yang mencerminkan dinamika kebebasan perlintasan antarnegara:

  1. Pengumpulan Data IATA: Tim peneliti mengagregasi data kebijakan visa terbaru dari seluruh otoritas penerbangan dan imigrasi dunia pada penghujung tahun evaluasi.
  2. Verifikasi Bebas Visa: Setiap paspor diberi skor satu (1) jika pemegangnya dapat masuk ke suatu destinasi tanpa visa, menggunakan Visa on Arrival (VOA), atau pengunjung izin elektronik (eTA).
  3. Pembobotan Syarat Khusus: Skor nol (0) diberikan apabila destinasi memerlukan visa sebelum keberangkatan atau pemrosesan e-Visa yang disetujui pemerintah sebelum terbang.
  4. Publikasi Resmi 2026: Hasil akhir diumumkan secara global untuk memberikan gambaran peta kekuatan diplomasi dan mobilitas antarnegara.

Dominasi Singapura dan Peta Paspor Terkuat Dunia

Singapura berhasil mempertahankan takhtanya di peringkat pertama. Warga negara Negeri Singa tersebut kini menikmati akses bebas visa atau VOA ke 195 destinasi dari total 227 negara di dunia. Kekuatan diplomasi dan reputasi netralitas politik Singapura disinyalir menjadi kunci utama luasnya akses perbatasan yang mereka terima.

Menempel ketat di posisi berikutnya adalah kelompok negara-negara Eropa dan Asia Timur. Jepang, yang sebelumnya sempat memegang predikat tunggal paspor terkuat, kini berada di papan atas mendampingi negara-negara seperti Prancis, Jerman, Italia, dan Spanyol yang rata-rata memiliki akses tanpa visa ke 192 hingga 194 destinasi.

"Kekuatan paspor bukan sekadar kemudahan bagi pelancong, melainkan cerminan langsung dari hubungan diplomatik, stabilitas ekonomi, serta kepercayaan keamanan suatu negara di mata internasional," ujar Christian H. Kaelin, Chairman Henley & Partners.

Posisi Paspor Indonesia dalam Peta Akses Global

Lantas, di mana posisi Indonesia? Berdasarkan rilis Henley Passport Index 2026, paspor Republik Indonesia saat ini menempati posisi ke-68 dunia. Pemegang paspor Indonesia tercatat memiliki akses bebas visa maupun Visa on Arrival ke 78 destinasi internasional.

Meskipun masih tertinggal dibanding tetangga serumpun seperti Singapura dan Malaysia (yang berada di peringkat 12 besar dunia), Indonesia mencatatkan tren positif peningkatan jumlah destinasi tujuan tanpa visa dalam beberapa tahun terakhir. Berikut adalah sebaran akses utama pemegang paspor RI:

  • Kawasan ASEAN: Bebas visa penuh ke seluruh anggota ASEAN sesuai kesepakatan regional.
  • Kawasan Asia & Timur Tengah: Akses Bebas Visa/VOA ke negara seperti Jepang (khusus paspor elektronik), Maladewa, Nepal, Oman, dan Qatar.
  • Kawasan Amerika & Karibia: Akses ke beberapa negara di Amerika Selatan seperti Brasil, Peru, serta kawasan Karibia.
  • Kawasan Afrika: Kemudahan VOA di sejumlah negara seperti Maroko, Rwanda, dan Seychelles.

Upaya Diplomatik RI Meningkatkan Kekuatan Paspor

Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri dan Direktorat Jenderal Imigrasi terus menggalakkan negosiasi bilateral untuk memperluas cakupan bebas visa bagi WNI. Penguatan infrastruktur paspor elektronik (e-paspor) berbasis biometrik juga menjadi langkah krusial untuk meningkatkan tingkat kepercayaan keimigrasian negara asing terhadap pelancong asal Indonesia.

Dengan akselerasi diplomasi ekonomi dan pariwisata yang terus berjalan, pemerintah menargetkan kenaikan peringkat paspor Indonesia secara bertahap dalam beberapa tahun mendatang, guna memberikan kemudahan mobilitas bagi warga negara di kancah global.

Singapura resmi mempertahankan posisinya sebagai pemegang paspor terkuat dunia dengan akses bebas visa ke 195 destinasi. Paspor Indonesia sendiri kini mengantongi akses bebas visa/VOA ke 78 destinasi internasional. Simak laporan selengkapnya di Terdepan.id: [Link Artikel] Warga Singapura bisa melawat ke 195 negara tanpa pusing urus visa. Lalu bagaimana dengan paspor Indonesia? Saat ini Indonesia berada di peringkat 68 dengan akses ke 78 negara. Yuk baca ulasan lengkapnya di Terdepan.id!

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS toni-kurniadi

Reporter E-Sports. Meliput Mobile Legends, Valorant, dan industri gaming.

Comments (0)

User