Pertarungan politik domestik Argentina kini merambah ke panggung internasional. Gubernur Provinsi Buenos Aires, Axel Kicillof, dijadwalkan terbang ke New York, Amerika Serikat, pada pekan depan. Kunjungan ini bertepatan langsung dengan agenda kehadiran Presiden Argentina, Javier Milei, dalam Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
Persinggungan jadwal antara dua tokoh sentral politik Argentina tersebut diperkirakan terjadi sepanjang Selasa dan Rabu mendatang. Momen ini sekaligus menjadi ajang unjuk kekuatan narasi di tengah rivalitas sengit antara kubu oposisi berhaluan kiri yang dipimpin Kicillof dan pemerintahan beraliran libertarian di bawah kepemimpinan Milei menjelang kontestasi pemilihan presiden 2027.
Misi Strategis dan Upaya Lobi Milei di PBB
Dalam lawatan resminya, Presiden Javier Milei tidak hanya diagendakan berpidato di hadapan para pemimpin dunia di markas besar PBB. Kepala negara beraliran libertarian radikal tersebut juga tengah mengupayakan pertemuan bilateral tingkat tinggi dengan mantan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.
Pertemuan dengan Trump ditargetkan guna meraih dukungan publik dari Washington terkait klaim kedaulatan Argentina atas Kepulauan Malvinas (Falkland). Langkah ini menyusul sinyal pergeseran sikap Trump yang mempertimbangkan peninjauan kembali dukungan historis AS kepada Inggris, menyusul minimnya bantuan militer London dalam pengamanan di Selat Hormuz.
Selain agenda diplomatik formal, Milei juga akan tampil sebagai pembicara utama dalam forum pemikir (think tank) yang diselenggarakan oleh Fundación Federalismo y Libertad bersama International Republican Institute (IRI), dengan dukungan Citi Bank sebagai tuan rumah. Di sana, Milei akan memaparkan visi mengenai nilai-nilai demokrasi, kebebasan individu, dan deregulasi ekonomi.
Diplomasi Tandingan Kicillof di Kampus Columbia
Di sisi lain, karena tidak memiliki panggung resmi di Sidang Umum PBB, Axel Kicillof menyusun agenda alternatif yang sarat dengan manuver ekonomi dan politik. Tokoh kunci gerakan oposisi ini dijadwalkan menggelar pertemuan penting dengan sejumlah pengelola dana investasi global guna membahas prospek ekonomi Provinsi Buenos Aires.
Kicillof juga akan berpartisipasi dalam kolokium ekonomi bersama politisi New York, Zohran Mamdani. Puncak lawatannya adalah menyampaikan pidato ilmiah di hadapan civitas akademika di Institut Studi Amerika Latin (ILAS), Universitas Columbia. Di institusi bergengsi tersebut, Kicillof akan memaparkan gagasannya mengenai masa depan Argentina dalam tatanan global baru yang kontras dengan kebijakan pasar bebas Milei.
"Langkah kedua tokoh politik ini di New York mempertegas polarisasi tajam Argentina, di mana panggung internasional kini dijadikan arena legitimasi visi kepemimpinan masa depan bangsa," catat sejumlah pengamat politik di Buenos Aires.
Secara garis besar, agenda kedua tokoh di New York mencakup prioritas yang saling bertolak belakang:
- Javier Milei: Mengamankan panggung multilateral PBB, melobi elite politik Partai Republik AS terkait isu kedaulatan Malvinas, serta mempromosikan agenda kapitalisme libertarian.
- Axel Kicillof: Membangun komunikasi dengan investor internasional, memperkuat aliansi politik progresif lokal, dan menawarkan visi pembangunan ekonomi alternatif melalui mimbar akademis global.
Dengan pertemuan yang saling bersinggungan ini, New York akan menjadi saksi pertarungan dua model kepemimpinan yang tengah memperebutkan masa depan politik Argentina dalam beberapa tahun ke depan.
Presiden Javier Milei dan Gubernur Buenos Aires Axel Kicillof dijadwalkan berada di New York secara bersamaan pekan depan. Milei fokus pada agenda Sidang Umum PBB, forum libertarian, serta lobi terkait Malvinas dengan Donald Trump. Sementara Kicillof memanfaatkan mimbar Universitas Columbia dan pertemuan investor untuk menyuarakan kritik terhadap model ekonomi Milei menuju pemilu 2027.
Comments (0)