CAGAYAN DE ORO, Filipina — Sidang pemakzulan terhadap Wakil Presiden Filipina Sara Duterte kian memanaskan konstelasi politik nasional di Manila. Namun, ketegangan tingkat tinggi tersebut justru nyaris tidak terdengar dalam masa kampanye pemilihan umum parlemen di Wilayah Otonomi Bangsamoro di Muslim Mindanao (BARMM) yang dijadwalkan berlangsung pekan depan.
Meskipun Sara Duterte masih mempertahankan basis popularitas yang relatif kuat di wilayah selatan Filipina, para politisi dan partai lokal di BARMM cenderung menghindari pembahasan isu pemakzulan tersebut demi menjaga stabilitas elektoral masing-masing kubu.
Kronologi Eskalasi Politik Nasional Menuju Pemilu BARMM
Dinamika pemilihan parlemen perdana BARMM berlangsung di tengah polarisasi politik nasional yang kian tajam antara kubu penguasa dan loyalis keluarga Duterte:
- Perpecahan Koalisi Penguasa: Hubungan politik antara Presiden Ferdinand Marcos Jr. dan Wakil Presiden Sara Duterte memburuk secara signifikan, memicu perpecahan koalisi yang sebelumnya memenangkan Pemilu 2022.
- Pengajuan Usulan Pemakzulan: Faksi oposisi dan kelompok anti-Duterte di Dewan Perwakilan Rakyat Filipina resmi memproses dakwaan pemakzulan terhadap Sara Duterte atas sejumlah dugaan pelanggaran integritas jabatan.
- Persiapan Pemilu Parlemen BARMM: Komisi Pemilihan Umum Filipina menjadwalkan pemungutan suara bersejarah untuk memilih anggota parlemen otonom BARMM pada Senin, 14 September.
- Sikap Pasif Elite Lokal: Menjelang pemungutan suara, sebagian besar kandidat regional secara sadar memilih mengambil jarak dari pusaran konflik nasional hingga hasil pemilu ditetapkan.
Strategi 'Bermain Aman' Para Kandidat Parlemen
Sikap menahan diri dari para kontestan pemilu parlemen BARMM dinilai sebagai langkah taktis untuk merangkul seluruh segmen pemilih di kawasan yang mayoritas berpenduduk Muslim tersebut.
"Para politisi di sini tidak banyak bersuara, tampaknya mereka memilih bermain aman (playing safe). Banyak pihak yang lebih memilih bersikap 'wait and see' untuk melihat ke mana arah hasil persidangan pemakzulan ini nantinya," ujar Drieza Lininding, Ketua Moro Consensus Group (MCG) yang berbasis di Lanao del Sur.
Kendati demikian, terdapat pengecualian pada sosok Perwakilan Distrik 1 Lanao del Sur, Ziaur-Rahman "Zia" Alonto Adiong. Politisi vokal tersebut bertindak sebagai juru bicara tim penuntut dalam sidang pemakzulan Sara Duterte di Manila. Meski demikian, sikap tegas Adiong tidak otomatis diikuti secara massal oleh mesin politik lokal lainnya di Bangsamoro.
Dilema Elektoral dan Pengaruh Klan Duterte di Mindanao
Wilayah Mindanao, termasuk sebagian besar distrik di BARMM, secara historis memiliki kedekatan sosiopolitik dengan keluarga Duterte yang berasal dari Davao City. Mengambil sikap oposisi terbuka terhadap Sara Duterte berpotensi menggerus suara loyalis garis keras di tingkat akar rumput.
Sebaliknya, secara terang-terangan membela sang Wakil Presiden berisiko merenggangkan hubungan dengan pemerintahan pusat di bawah kepemimpinan Presiden Ferdinand Marcos Jr., yang memegang kendali atas alokasi anggaran dan transisi otonomi BARMM. Oleh karena itu, para operator politik regional memilih fokus pada isu-isu tata kelola lokal, perdamaian, dan pemulihan ekonomi kawasan alih-alih larut dalam pertempuran politik nasional di Manila.
Comments (0)