Teknologi

JAKARTA — BIG Susun Peta Bahaya Banjir Mitigasi Bencana Sumatera

Bencana banjir besar yang melanda berbagai kawasan di Pulau Sumatera pada November 2025 lalu menyisakan duka mendalam sekaligus pekerjaan rumah yang amat k

JAKARTA — BIG Susun Peta Bahaya Banjir Mitigasi Bencana Sumatera

Bencana banjir besar yang melanda berbagai kawasan di Pulau Sumatera pada November 2025 lalu menyisakan duka mendalam sekaligus pekerjaan rumah yang amat krusial bagi pemerintah. Sebagai langkah konkret memperkuat benteng pertahanan dari ancaman bencana serupa di masa depan, Pemerintah Republik Indonesia melalui Badan Informasi Geospasial (BIG) secara resmi menerjunkan tim teknis untuk menyusun peta bahaya banjir komprehensif. Langkah ini diambil guna memperkuat efektivitas pemulihan serta mempercepat fase rehabilitasi dan rekonstruksi wilayah terdampak secara berkelanjutan.

Tim ahli dari BIG telah turun langsung ke lapangan di wilayah-wilayah terdampak utama, meliputi Provinsi Aceh, Sumatera Utara, hingga Sumatera Barat. Penyediaan data geospasial yang akurat dan terintegrasi menjadi standar mutlak agar seluruh proses pemulihan infrastruktur maupun pemukiman warga tidak lagi dilakukan secara intuitif, melainkan berdasarkan fakta ilmiah dan pemetaan presisi tinggi.

Integrasi Data Geospasial sebagai Fondasi Pemulihan

Pentingnya kesatuan data spatial menjadi sorotan utama dalam langkah pemetaan ini. Tanpa adanya referensi geospasial yang sama, penanganan bencana di tingkat daerah kerap mengalami tumpang tindih kebijakan maupun ketidaktepatan sasaran bantuan infrastruktur. Penataan ulang ruang pascabencana memerlukan pemahaman menyeluruh atas dinamika spasial sebelum dan sesudah hantaman banjir.

Deputi Bidang Informasi Geospasial Tematik BIG, Antonius B. Widjanarto, menekankan pentingnya pendekatan berbasis data dalam setiap tahap intervensi pemulihan wilayah.

"Penanganan pascabencana tidak cukup hanya dengan mengetahui berapa besar kerusakan, tetapi juga harus diketahui secara tepat di mana lokasi terdampak, bagaimana karakteristik bahayanya. Bagaimana kondisi wilayah tersebut sebelum dan setelah bencana," ujar Antonius B. Widjanarto.

Informasi geospasial yang valid menjadi kunci utama untuk menjamin bahwa seluruh anggaran dan program intervensi rehabilitasi dan rekonstruksi dapat dipertanggungjawabkan secara teknis maupun administratif, sekaligus meminimalkan risiko kesalahan tata ruang di masa depan.

Target Pemetaan 52 Daerah Hingga Tahun 2028

Skala pemetaan yang dilakukan oleh BIG mencakup area yang sangat luas dengan tingkat kerentanan geografis yang bervariasi. Program penyusunan peta bahaya banjir ini dirancang sebagai proyek jangka menengah yang terukur hingga beberapa tahun ke depan.

Parameter Program Rincian Rencana Kerja
Instansi Penanggung Jawab Badan Informasi Geospasial (BIG)
Cakupan Wilayah Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat
Target Target Daerah 52 Kabupaten/Kota terdampak
Tenggat Waktu Implementasi Tahun 2026 hingga 2028
Fokus Utama Rehabilitasi, rekonstruksi, dan integrasi penataan ruang (RTRW)

Hingga tahun 2028 mendatang, BIG menargetkan pemetaan detail dapat merambah sedikitnya 52 kabupaten/kota di ketiga provinsi tersebut. Peta ini nantinya tidak hanya menyajikan area rawan genangan, tetapi juga mencakup simulasi debit air, tingkat kerentanan lereng, serta zonasi aman bagi pembangunan permukiman baru.

Transformasi Mitigasi Bencana Masa Depan

Ketersediaan peta bahaya banjir dari BIG akan diintegrasikan langsung ke dalam Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) di tingkat daerah. Langkah ini diharapkan mampu mereduksi risiko bencana hidrometeorologi yang saban tahun mengintai Pulau Sumatera. Dengan adanya data spasial yang presisi, pemerintah daerah dapat menerbitkan izin mendirikan bangunan secara lebih ketat serta membangun sistem peringatan dini (early warning system) yang berbasis pada kondisi topografi aktual.

Pemerintah optimistis bahwa penyusunan data geospasial ini akan menjadi standar baru dalam manajemen bencana nasional, di mana mitigasi tidak lagi bersifat responsif, melainkan berorientasi pada pencegahan berbasis sains data yang tangguh dan akuntabel.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS toni-kurniadi

Reporter E-Sports. Meliput Mobile Legends, Valorant, dan industri gaming.

Comments (0)

User