Xavier Becerra, mantan Menteri Kesehatan Amerika Serikat, kini menghadapi ironi politik yang unik. Di tengah kampanyenya untuk menjadi Gubernur California, ia justru menyaksikan angka warga tanpa asuransi kesehatan di negaranya kembali membengkak. Padahal, ketika memimpin Departemen Kesehatan (HHS) pada periode 2021-2025, Becerra berhasil membawa tingkat warga tak berasuransi ke titik terendah dalam sejarah Amerika.
Pemilihan gubernur ini menjadi ujian besar bagi warisan kebijakan kesehatan Becerra. Ia berkampanye di Little Tokyo, Los Angeles, pada 18 Agustus 2026, menghadapi kandidat Partai Republik Steve Hilton untuk menggantikan Gavin Newsom yang telah menjabat dua periode. Isu asuransi kesehatan diprediksi menjadi salah satu penentu kemenangan dalam kontestasi yang berlangsung sengit ini.
Warisan Rekor Terendah Warga Tak Berasuransi
Selama masa kepemimpinannya di HHS, tingkat warga AS tanpa asuransi kesehatan turun ke rekor terendah. Data CDC menunjukkan angka uninsured rate menyentuh 7,2 persen pada 2023 — level terendah yang pernah tercatat sepanjang sejarah Amerika Serikat. Keberhasilan ini diraih melalui perluasan subsidi premi dalam Undang-Undang Perawatan Terjangkau (ACA) serta penyederhanaan prosedur pendaftaran yang sebelumnya menjadi momok bagi warga berpenghasilan rendah.
Namun, warisan itu kini tergerus dalam tempo singkat. Sejumlah kebijakan pemerintahan Trump dinilai mendorong jutaan warga keluar dari perlindungan asuransi kesehatan. Langkah-langkah yang menjadi sorotan para pengamat antara lain:
- Penghentian subsidi premi yang diperluas, yang membuat tagihan premi bulanan melonjak drastis bagi keluarga kelas menengah.
- Pemangkasan dana program navigator, lembaga yang selama ini membantu warga mendaftar asuransi secara gratis.
- Pelonggaran aturan pendaftaran yang mempersulit akses kelompok berpenghasilan rendah dan warga dengan kondisi kesehatan khusus.
- Kebijakan imigrasi yang lebih keras, membuat keluarga imigran enggan mendaftar karena takut terpapar otoritas federal.
Para analis memperkirakan dampak gabungan kebijakan tersebut akan terasa paling berat di negara bagian seperti California, yang selama ini menggantungkan diri pada subsidi federal untuk menekan biaya premi. Setiap kenaikan satu poin persentase warga tak berasuransi berarti ratusan ribu keluarga kehilangan akses layanan kesehatan dasar.
Ironi Politik di Negeri Bagian Terbesar
Kampanye Becerra kini berhadapan dengan dilema komunikasi yang rumit. Ia harus menjual keberhasilan masa lalu sembari meyakinkan pemilih bahwa ia mampu membalikkan keadaan di bawah pemerintahan federal yang berseberangan partai. "Becerra menghadapi tantangan komunikasi politik yang unik — ia harus membuktikan bahwa rekor lamanya masih relevan dengan krisis hari ini," ujar analis kebijakan kesehatan Dr. Sarah Chen kepada Terdepan.id. "Pemilih tidak hanya menilai apa yang pernah ia capai, tetapi apa yang bisa ia lakukan dengan sumber daya yang kini jauh lebih terbatas."
Becerra mengandalkan pengalamannya sebagai Jaksa Agung California sekaligus Menteri Kesehatan dalam dua kabinet berbeda. Sementara itu, Hilton menyerang dari sisi biaya hidup, keamanan, dan kritik terhadap sistem kesehatan yang dianggap terlalu mahal dan birokratis. Jajak pendapat awal menunjukkan persaingan yang ketat, dengan isu ekonomi dan keterjangkauan layanan kesehatan menjadi topik paling menentukan bagi pemilih independen.
Perbandingan Tingkat Warga Tak Berasuransi
| Periode | Tingkat Tak Berasuransi (AS) | Kebijakan Utama |
|---|---|---|
| 2016 (akhir Obama) | Sekitar 8,8 persen | Perluasan ACA berjalan penuh |
| 2020 (akhir Trump I) | Sekitar 8,6 persen | Upaya pembatalan ACA di pengadilan |
| 2023 (Biden-Becerra) | 7,2 persen (rekor terendah) | Subsidi premi diperluas |
| 2026 (estimasi) | Meningkat tajam | Subsidi dihentikan |
Tabel di atas menunjukkan bagaimana kebijakan federal secara langsung memengaruhi jumlah warga terlindungi. Pada puncaknya, lebih dari 21 juta orang terdaftar di bursa asuransi ACA. Kini, angka tersebut berisiko menyusut seiring berakhirnya subsidi premi yang diperluas. Di California, lebih dari satu juta warga diperkirakan berisiko kehilangan asuransi jika tren ini berlanjut — ironis bagi negara bagian yang dikenal sebagai pelopor perluasan jaminan kesehatan dengan cakupan Medicaid terbesar di AS.
Ujian Besar di Kotak Suara
Bagi Becerra, isu ini bukan sekadar statistik, melainkan janji kampanye yang harus ia pertanggungjawabkan. "Saya sudah membawa angka warga tak berasuransi ke rekor terendah sekali, dan saya bisa melakukannya lagi," ujarnya dalam kampanye. Namun, tanpa dukungan anggaran dari Washington, banyak pihak meragukan janji tersebut dapat direalisasikan, mengingat California juga menghadapi defisit anggaran negara bagian yang membatasi ruang fiskal.
Yang jelas, masa depan kebijakan kesehatan publik Amerika kini dipertaruhkan dalam kontestasi politik yang sengit. Pemilih California akan menentukan arah kebijakan kesehatan negara bagian mereka pada November mendatang — sekaligus menguji apakah rekor masa lalu mampu dipertahankan di tengah badai politik nasional yang terus bergejolak. Keputusan mereka akan menjadi barometer bagi negara bagian lain yang menghadapi persoalan serupa.
[SOCIAL_TWEET]: Becerra yang menurunkan angka warga tak berasuransi ke rekor terendah kini menghadapi krisis asuransi di kampanye Gubernur California. Akankah rekor masa lalunya cukup? #California #AsuransiKesehatan[SOCIAL_TG]: Menteri kesehatan yang mencatat rekor kini berlomba menjadi Gubernur California. Tantangannya: krisis asuransi yang kembali menganga. Simak analisis lengkapnya di Terdepan.id.
Comments (0)