Suasana haru dan penuh semangat menyelimuti ruang pertemuan SMP Nasional Bandung saat perwira tinggi TNI Angkatan Laut, Laksamana Pertama (Laksma) TNI Asep Iwa Soemantri, berdiri di hadapan ratusan pasang mata. Dalam kunjungan silaturahmi sekaligus sesi pembekalan motivasi yang berlangsung pada Jumat (11/9/2026), perwira berbintang satu yang kini menjabat sebagai Sekretaris Lembaga Akademi Angkatan Laut (Seklem AAL) tersebut membagikan rekam jejak perjalanan hidupnya yang penuh dedikasi. Acara yang dihadiri oleh sekitar 400 peserta yang terdiri dari para siswa, guru, serta tenaga kependidikan ini menjadi momentum berharga untuk melecut semangat generasi muda di Kota Bandung.
Kisah perjalanan Laksma Asep bukan sekadar cerita keberhasilan biasa, melainkan sebuah narasi ketangguhan yang berawal dari bangku sekolah menengah pertama swasta. Berasal dari latar belakang pendidikan yang sederhana, ia mampu membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk mengukir prestasi tertinggi di militer Indonesia. Dalam orasinya, ia menekankan pentingnya memiliki kedisiplinan tinggi, tekad yang kuat, serta rasa cinta tanah air yang tak tergoyahkan sejak usia dini.
Jejak Perkembangan Karir dan Integritas Perwira Tinggi
Dalam pemaparannya, Laksma TNI Asep Iwa Soemantri menyoroti betapa krusialnya pembentukan karakter pada usia remaja. Mengenang masa-masa sekolahnya di lembaga swasta, ia menegaskan bahwa status sekolah bukanlah penentu utama kesuksesan seseorang, melainkan integritas dan kerja keras diri sendiri yang akan membukakan jalan menuju cita-cita.
"Jangan pernah merasa berkecil hati hanya karena belajar di sekolah swasta atau berangkat dari keterbatasan fasilitas. Dunia militer dan pengabdian bangsa tidak pernah memandang dari mana asal sekolahmu, melainkan seberapa besar integritas, kerja keras, serta kesetiaanmu kepada NKRI," ujar Laksma TNI Asep Iwa Soemantri di hadapan peserta.
Kehadiran perwira tinggi militer ini memberikan perspektif baru bagi para pendidik dan siswa. Ia membagikan rekam jejak pengabdiannya di TNI AL, yang memerlukan pengorbanan, konsistensi, dan kedisiplinan tanpa kompromi. Perjalanan dari seorang siswa sekolah menengah swasta hingga memegang posisi strategis sebagai Seklem AAL menjadi bukti nyata bahwa kesuksesan dapat diraih oleh siapa saja yang memiliki tekad membaja.
| Parameter Kegiatan | Rincian Informasi |
|---|---|
| Narasumber Utama | Laksamana Pertama TNI Asep Iwa Soemantri (Seklem AAL) |
| Lokasi Acara | SMP Nasional Bandung, Jawa Barat |
| Jumlah Peserta | Sekitar 400 Siswa dan Tenaga Pengajar |
| Fokus Pesan | Kedisiplinan, Integritas Karakter, dan Semangat Kebangsaan |
Membangun Generasi Emas Melalui Pendidikan Karakter
Selain memberikan motivasi pribadi, Laksma Asep juga mengingatkan tantangan era modern yang dihadapi oleh para pelajar saat ini. Menurutnya, ketahanan mental dan kecerdasan emosional menjadi benteng utama dalam menghadapi arus informasi yang begitu cepat dan dinamika global yang kian kompleks.
"Generasi muda saat ini harus memiliki ketahanan mental yang tangguh. Kalian adalah calon pemimpin masa depan yang akan melanjutkan tongkat estafet pembangunan bangsa. Kuasai ilmu pengetahuan, jaga norma etika, dan pegang teguh prinsip kejujuran dalam situasi apa pun," tambahnya.
Respons dari pihak sekolah sangat positif. Kepala SMP Nasional Bandung beserta jajaran guru menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas kesediaan Seklem AAL meluangkan waktu memberikan pencerahan. Para siswa terlihat sangat antusias mengajukan berbagai pertanyaan seputar dunia kemiliteran, tips menjaga kebugaran fisik dan mental, hingga strategi menembus seleksi perwira TNI AL.
Sesi motivasi ini ditutup dengan foto bersama dan penyerahan cenderamata secara simbolis. Diharapkan kehadiran figur menginspirasi seperti Laksma TNI Asep Iwa Soemantri dapat memantik semangat juang 400 siswa SMP Nasional Bandung untuk terus berjuang meraih cita-cita tertinggi mereka demi kemajuan bangsa dan negara.
Comments (0)