Persaingan sengit dalam cabang olahraga petanque kembali bergelora pada gelaran Kejuaraan Petanque Piala Bupati. Arena pertandingan menjadi saksi bisu ketajaman taktik dan akurasi lemparan para bosi (bola besi) yang dilemparkan oleh atlet-atlet terbaik Bali. Dalam kejuaraan bergengsi ini, kontingen dari Kabupaten Badung tampil sangat mendominasi dan berhasil memborong seluruh gelar juara pada nomor paling bergengsi, yakni kategori Triple Open.
Keberhasilan ini membuktikan efektivitas pembinaan atlet olahraga petanque yang konsisten di wilayah Badung. Persaingan ketat antar-klub tak terelakkan, namun dominasi atlet tuan rumah sudah terlihat sejak babak penyisihan hingga partai puncak.
Dominasi Mutlak pada Nomor Triple Open
Pada kategori Triple Open, dominasi tim-tim asal Badung tidak menyisakan ruang bagi daerah lain untuk merebut posisi puncak. Tim PPC JOSS yang diperkuat oleh trio atlet andalan, yakni I Dewa Gede Krishna Adhi, I Made Kesawa, dan I Putu Bagus Nova Pradnyana, berhasil keluar sebagai juara pertama setelah menampilkan performa luar biasa di laga final.
Posisi kedua atau runner-up diraih oleh tim BOCER 4, yang diisi oleh atlet Ni Made Shilamita Niti Arcani, Ni Luh Dian Candra Dewi, dan I Made Ridho Surya Dinata. Kemenangan semakin lengkap setelah tim BOCER 1 yang diperkuat I Kadek Andhika Pratama, I Made Agus Purnadiana, serta Kadek Arya Satya Hanggara mengamankan gelar juara ketiga bersama.
Kemenangan di Nomor Pelajar dan Umum
Tidak hanya sukses pada kategori senior dan beregu utama, pembinaan tingkat akar rumput di Badung juga menunjukkan hasil signifikan pada nomor Double Open Pelajar. Tim SMPN 3 Abiansemal A, yang mengandalkan pasangan duet Kadek Arya Satya Hanggara dan I Made Ridho Surya Dinata, sukses bertengger di podium tertinggi sebagai juara pertama.
Posisi kedua pada kategori pelajar ditempati oleh SMAN 2 Kuta Utara 2, sedangkan juara ketiga bersama diraih oleh SMAN 2 Abiansemal A dan SMPN 5 Mengwi 2. Fakta ini menegaskan bahwa regenerasi atlet petanque di Badung berjalan sangat berkesinambungan melalui sekolah-sekolah setempat.
Sementara itu pada nomor Double Open Umum, persaingan berlangsung tidak kalah sengit. Tim Leskomis yang diperkuat oleh duet Muhamad Mubin dan I Putu Edy Suwadiatmika berhasil mengunci gelar juara pertama. Tempat kedua diduduki oleh tim Sapta Marga 11, sedangkan gelar juara ketiga bersama diraih oleh tim Sniper 5 dan Sapta Marga 9.
Berikut adalah ringkasan hasil Kejuaraan Petanque Piala Bupati:
| Kategori | Juara I | Juara II | Juara III Bersama |
|---|---|---|---|
| Triple Open | PPC JOSS | BOCER 4 | BOCER 1 & Rekan |
| Double Open Pelajar | SMPN 3 Abiansemal A | SMAN 2 Kuta Utara 2 | SMAN 2 Abiansemal A & SMPN 5 Mengwi 2 |
| Double Open Umum | Leskomis | Sapta Marga 11 | Sniper 5 & Sapta Marga 9 |
Proyeksi dan Strategi Menuju Porprov Bali 2027
Menanggapi pencapaian manis ini, Ketua Harian Pengurus Kabupaten (Pengkab) Federasi Olahraga Petanque Indonesia (FOPI) Badung, I Nengah Ardina, memberikan apresiasi tinggi terhadap penampilan para atletnya. Menurut beliau, dominasi total ini merupakan gambaran positif dan indikator kesiapan kontingen Badung dalam menyongsong ajang olahraga bertaraf provinsi yang akan datang.
“Untuk kategori Triple Open, terjadi all Badung semifinal sehingga juara dipastikan dari Badung yang dipersiapkan sebagai tim bayangan untuk Porprov 2027,” tegas I Nengah Ardina pada Senin (14/9).
Ardina menambahkan bahwa turnamen Piala Bupati ini dimanfaatkan secara optimal sebagai sarana pengujian mental dan evaluasi teknis. Kehadiran atlet-atlet terbaik dari berbagai kabupaten dan kota se-Bali menjadikan kompetisi ini sebagai ajang tolok ukur yang sangat krusial.
“Kejuaraan ini menjadi wadah evaluasi sekaligus uji coba nyata bagi para atlet yang diproyeksikan tampil pada Porprov Bali 2027 mendatang,” tambah Ardina. Hasil positif ini memberikan keyakinan besar bagi FOPI Badung untuk terus mengasah kualitas para atlet demi mempertahankan tradisi juara dan supremasi olahraga petanque di Bali.
Comments (0)