MADRID — Penyerang Atlético Madrid bernomor punggung 19, Julián Álvarez, berlari memasuki lapangan Stadion Riyadh Air Metropolitano pada Minggu, 20 September 2026, dalam duel Derby Madrid kontra Real Madrid. Namun langkah sang penyerang Argentina itu tidak disambut sorak sorai, melainkan oleh peluit tajam dari puluhan ribu pendukung tuan rumah. Insiden tersebut menjadi pemandangan paling menegangkan dalam laga yang berakhir dengan kemenangan 2-1 untuk Atlético.
Kehadiran Álvarez sudah menjadi headline sepanjang pekan. Pemain yang akrab disapa "El Araña" itu baru pulih dari cedera otot ringan yang dideritanya saat membela Atlético melawan Liverpool di fase liga Liga Champions. Akibatnya, ia melewatkan dua laga Liga Spanyol sebelumnya menghadapi Real Sociedad dan Osasuna. Sempat diragukan, Álvarez akhirnya kembali berlatih pada Jumat dan masuk skuad untuk derby.
Simeone Pastikan Álvarez Siap Tempur
Pelatih Diego Simeone memastikan kesiapan sang penyerang dalam konferensi pers resmi sehari sebelum pertandingan. Meski demikian, Simeone enggan mengungkap rencana taktisnya lebih dulu kepada publik.
"Ia akan bersama kami. Kami akan memutuskan apakah ia memulai pertandingan atau masuk pada babak kedua," ujar Simeone.
Simeone sendiri mengaku sebagai salah satu pengagum Jose Mourinho, pelatih Real Madrid yang kembali menangani rival sekotanya itu. Namun di lapangan, strategi Simeone terbukti lebih ampuh. Ia memperingatkan bahwa transisi cepat Real Madrid menjadi ancaman utama, dan meminta timnya menjaga penguasaan bola agar lawan tidak leluasa menyerang balik.
Jalannya Derby di Metropolitano
Babak pertama berlangsung alot dan minim peluang emas. Atlético sempat unggul lebih dulu lewat tembakan lebar Giuliano Simeone, sementara Real Madrid baru mencatatkan shot on target pertama melalui tendangan jarak jauh Arda Güler pada menit ke-40. Situasi berubah drastis di awal babak kedua ketika Dean Huijsen menjatuhkan Simeone di kotak terlarang dan diusir wasit dengan kartu merah pada menit ke-52.
Penalti itu dieksekusi sempurna oleh Alejandro Grimaldo pada menit ke-53, gol keduanya sejak bergabung dari Bayer Leverkusen musim panas ini. Enam menit kemudian, Jonathan David menggandakan keunggulan setelah menyundul umpan silang Simeone. Baru pada momen itulah Álvarez dipanggil masuk, menggantikan David.
Hujatan Suporter dan Amarah Simeone
Alih-alih tepuk tangan, Álvarez menerima peluit dan cemoohan saat berlari masuk lapangan. Sebagian besar pendukung Atlético masih menyimpan kekecewaan atas kisah transfer musim panas, ketika sang penyerang disebut-sebut berusaha pindah ke Barcelona, sementara Arsenal juga dikabarkan tertarik. Klub menolak tegas tawaran tersebut, terutama untuk menjualnya ke sang juara bertahan.
Para komentator di stadion menyebut Simeone tampak murka dengan sikap publiknya sendiri.
"Simeone sangat kesal dengan para suporter. Di stadion ini mereka biasanya mengikuti instruksinya, dan ia telah menegaskan bahwa apa yang mereka lakukan bukan hal yang tepat," ujar salah satu komentator pertandingan.
Situasi tegang itu sempat diredakan oleh kapten veteran Koke, yang menyambut Álvarez di tepi lapangan dan memberi semangat. Jonathan David pun terlihat memberikan kata-kata positif kepada rekannya tersebut.
Álvarez Balas dengan Performa
Jika tekanan membuatnya goyah, Álvarez tidak menunjukkannya. Ia membantu Atlético bertahan dari tekanan Real Madrid di sepuluh menit terakhir, termasuk menyambar bola di garis gawang sebelum dihalau Ibrahima Konaté. Gol hiburan Antonio Rüdiger pada menit ke-89 sempat menghidupkan duel, tetapi waktu tersisa tidak cukup bagi tim tamu.
Kemenangan ini membawa Atlético melompati Real Madrid di klasemen Liga Spanyol. Tim asuhan Simeone kini unggul satu poin dari rival sekotanya, sementara Real Madrid tertinggal enam poin dari Barcelona yang masih sempurna. Bagi Álvarez sendiri, derby ini menjadi awal yang penuh drama untuk perdamaiannya dengan publik Metropolitano.
- Skor akhir: Atlético Madrid 2-1 Real Madrid
- Pencetak gol Atlético: Alejandro Grimaldo (penalti 53') dan Jonathan David (59')
- Gol Real Madrid: Antonio Rüdiger (89')
- Kartu merah: Dean Huijsen (52')
Comments (0)